Kesabaran seseorang pasti ada batasnya. Pernah merasakan
ketidaksabaran dalam diri kita? Walaupun itu sulit tapi kita harus mencoba
menghadapinya. Ketika kita merasakan hal yang sangat sulit untuk ditaklukan,
sehingga kita hanya bisa diam. Diam tanpa harus melakukan apa-apa. Tal pernah
ada yang tahu bahwa kesabaran yang selalu kita anggap sebagai jalan keluar tapi
tidak menjadi prioritas.
Ini yang harus aku lalui, karena kesabaranlah yang membuatku
bertahan pada satu titik dimana titik itu banyak kesulitan yang datang. Ini
menandakan bahwa aku hanya manusia yang memiliki kesabaran dalam tahap yang
terbatas.
Teringat ketika aku harus bersabar menghadapi kesulitan dalam
asmara. Rasanya seperti ditampar dan itu sakit sekali. Rasanya luka ini tak
pernah hilang. Luka yang tak pernah pergi dan seakan membekas. Ini pertama
kalinya aku di sakiti dengan sikap seseorang yang tak pernah berpikir bagaimana
perasaan aku dan bagaimana sakitnya hatiku. Hanya diam dan bersikap tenang, itu
yang selalu aku tunjukkan. Dan entah mengapa ketika aku merasakan disakiti, aku
mulai merasakan inilah waktunya aku belajar mengampuni dan bersabar lebih lagi.
Ini menjadikan pengalamanku yang tak terlupakan. Ketika terhempas disebabkan
dengan pihak ketiga, disanalah aku hanya bisa berdiam melihat kemesraan mereka
tanpa memikirkan bagaimana aku berdiam berdiri sambil bertahan untuk tidak
mengeluarkan air mata. Namun air mata itu tidak bisa bertahan lagi, dan
akhirnya jatuh. Air mata kekecawan yang cukup membuatku "down". Dan
setiap aku berdiam, tatapan mata yang betanda aku harus mengampuninya dan tidak
pernah membencinya. Itu yang selalu aku ingat bahwa kesabaran aku dimulai dari
sini.
Akhirnya aku memilih untuk bersabar menghadapinya. Menghadapi
suatu kenyataan dimana aku belajar ikhlas melepaskan seseorang yang aku sayangi
dmei kebahagiannya. Walaupun itu sulit, tapi aku yakin dia bukanlah yang
terbaik untukku. Karena aku percaya, diluar sana aku akan menemukan seseorang
yang terbaik dan akan lebih baik darinya.
Kesabaranlah yang menjadi kunci utama dari setiap persoalan.
Aku tidak pernah takut untuk menghadapi masalah, sesulit apapun itu. Karena aku
percaya, setiap masalah apapun akan ada jalan keluarnya. Jalan dimana aku harus
melangkah maju dengan keyakinan yang besar.
Belajar mengampuni orang-orang yang pernah menyakiti
kita adalah suatu sikap jalan menuju kesabaran. Dan nantinya Anda menjadi orang
yang berani menghadapi masalah.





0 komentar:
Post a Comment